Info Penting Bagi Jemaah Terkait Angkutan Bus ke Arafah, Muzdalifah dan Mina


01 September, 2016 at 23:05

Para jemaah akan diangkut menggunakan bus selama periode Arafah-Mina (Armina). Sangat penting untuk memperhatikan jadwal keberangkatan agar Anda tak ketinggalan.

Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi Subhan Chalid menerangkan, hasil pertemuan dengan pihak Arab Saudi seperti Muassasah Asia Tenggara dan Maktab, ada 21 bus yang akan disiapkan untuk mengangkut jemaah per maktab. Bus tersebut 50 persen berasal dari bus shalawat yang sebelumnya dipakai untuk mengangkut jemaah ke Masjidil Haram.

"Kapasitasnya yang cukup banyak antara 70-80 orang, kemudian yang 50 persen lagi bus-bus antar kota yang kapasitasnya 45-49 orang," kata Subhan saat diwawancarai, Kamis (1/9/2016).

Bus dari Pemondokan ke Arafah

Keberangkatan bus akan terbagi dalam beberapa tahap. Pertama, pukul 07.00-11.30 Waktu Saudi pada tanggal 8 Dzulhijjah. Tahap kedua akan berlangsung setelah salat Jumat, pukul 13.00-16.00 Waktu Saudi. Kemudian tahap ketiga mulai dari pukul 16.00-24.00 Waktu Saudi atau sampai selesainya semua jemaah ke Arafah.

Kloter mana yang berangkat di tahapan tersebut akan ditentukan lewat undian oleh maktab. Setiap tahapan akan terdiri dari 7-8 kloter. Subhan meminta para ketua sektor mensosialisasikan hal ini agar para jemaah mematuhi ketentuan ini dan memantau pelaksanaan undian.

"Jangan sampai jemaah yang belum jadwalnya berangkat sudah turun ke bawah. Ini akan merepotkan jemaah sendiri karena cuaca panas kemudian dia harus menunggu berlama-lama, jadi pastikan jadwalnya, pastikan busnya datang baru kemudian turun naik bus," urainya.

Bus dari Arafah ke Muzdalifah

Untuk rute Arafah ke Muzalifah jaraknya cukup pendek. Karena itu, jumlah busnya pun akan dikurangi jadi 7 bus saja, dari sebelumnya 21 bus. Bus-bus tersebut akan berputar selama 6 kali untuk mengangkut jemaah.

"Ini juga akan dimulai pada saat terbenamnya matahari, jadi itu maghrib jamaah akan diangkut menuju Muzdalifah, kita juga mengimbau kepada para petugas, baik petugas kloter maupun petugas kita yang ada di tenda-tenda di Arafah untuk memperhatikan jadwal pergerakan itu," imbau Subhan.

Demi kelancaran angkutan, nanti di setiap tenda maktab akan ada ruang khusus yang berfungsi sebagai halte. Nanti para jemaah akan naik dari halte lanjut ke Muzdalifah. Para petugas akan memastikan jemaah yang akan berangkat saja masuk ke halte, bukan yang lain.

"Ini nanti teman-teman kita akan brief lagi untuk menjamin kelancaran supaya jam 24.00 malam jemaah sudah terangkut semua ke Muzdalifah, nanti tim kita akan sweeping dan akan meninggalkan Arafah setelah semua jemaah terangkut ke Muzdalifah," sambungnya.

Bus dari Muzdalifah ke Mina

Bus yang tadinya 7, kini hanya tinggal lima saja yang digunakan. Pertimbangannya adalah, bus tersebut akan melewati tenda-tenda jemaah di Mina, sehingga bila semakin banyak, maka kendaraan akan semakin macet. Mengurangi jumlah bus ditujukan untuk memperlancar alur.

Proses mengangkut jemaah dari Muzdalifdah ke Mina akan dimulai pukul 23.00 Waktu Saudi. Bus-bus sudah disiagakan lebih awal sebelum tengah malam untuk mengangkut jemaah sepuh dan butuh bantuan khusus.

"Yang pakai kursi roda, pakai tongkat, yang sakit, yang sepuh dan lain sebagainya itu proses naiknya saja kan butuh waktu sekitar 30 sampai 45 menit, begitu mereka sudah naik di bus, itu kan tinggal seperempat jam lagi sudah tengah malam jadi tinggal berangkat saja," paparnya.

Subhan terus mengimbau agar para jemaah memperhatikan jadwal keberangkatan yang sudah ditentukan agar perjalanan tertib. Jemaah yang belum mendapat giliran, diminta tidak banyak beraktivitas. "Duduk-duduk sambil menikmati Muzalifah dan memperbanyak ibadah di sana," imbuhnya.

Para jemaah dijamin akan terangkut semua dan kebagian bus. Para petugas haji Indonesia juga akan ditambah dan terkonsentrasi di beberapa titik seperti tenaga dari Madinah di Mina, Makkah di Muzdalifah, dan petugas airport di Arafah.

Bus dari Mina ke Makkah

Untuk angkutan ini nanti akan terbagi dua. Waktu pertama adalah tanggal 12 Dzulhijjah untuk jemaah yang melakukan nafar awal. Bus mulai bergerak mulai pukul 06.00 pagi.

Sebelumnya, petugas akan mendata siapa saja jemaah yang hendak melakukan nafar awal dan siapa yang melakukan nafar tsani, sehingga mudah untuk mengakomodasinya dan menyiapkan kendaraannya. Walau kadang ada yang berubah niat, namun dia berharap tak signifikan jumlahnya.

Untuk tanggal 13 Dzulhijjah juga akan mulai diangkut pukul 06.00 pagi. Namun pada momen tanggal 12 Dzulhijjah ini, kota Makkah akan dipenuhi dengan jemaah di sepanjang ajalan.

"Bus-bus akan sulit mendekati gedung-gedung tempat tinggal mereka jadi di mana bus itu berhenti dan punya tempat berhenti jemaah dipersilakan jalan kaki karena memang bus tak bisa mendekat ke gedung-gedung itu," paparnya.

Imbauan

Subhan mengimbau agar para jemaah selalu membawa air mium dalam perjalanan. Kedua, tertib menaati jadwal yang sudah disepakati agar membantu kelancaran angkutan.

"Karena pada saat yang sama seluruh jamaah haji yang jumlahnya jutaan orang akan menuju tempat yang sama kalau berebut itu yang terjadi adalah angkutan tidak lancar dan malah tidak sampai ke tujuan," ungkpanya.

Terakhir, tetap berada di regu dan rombongan tak ambil inisiatif sendiri.

Sumber : news.detik.com


Komentar

Tulis Komentar..