Tak Ada Lagi Bus 'Reyot' Antarkota Perhajian untuk Jemaah Indonesia


30 August, 2016 at 23:46

Bus-bus antar kota perhajian kini sudah resmi diupgrade seluruhnya. Sempat terjadi penundaan waktu untuk bus upgrade dari Jeddah ke Makkah, namun lewat proses lobi intensif, akhirnya per hari ini bisa terealisasi.

Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Ahmad Dumyathi Bashori mengatakan, bus yang melayani jemaah Indonesia antarkota perhajian kini sudah diupgrade seluruhnya. Jemaah dari dan ke tiga kota perhajian, seperti Jeddah-Makkah, Madinah-Makkah dan sebaliknya kini bisa menikmati bus dengan kondisi baik. Lengkap dengan AC, kursi yang nyaman, bagasi luas dan fasilitas upgrade lainnya.

Berbeda dengan tahun lalu, di mana beberapa bus di rute tertentu belum terupgrade. Bus-bus yang dikenal dari perusahaan Abu Sarhad tersebut, kondisinya mengkhawatirkan. Walau ada AC terpasang, namun tidak menyala. Sekalipun menyala, hanya angin yang terasa. Bahkan di rute perjalanan Madinah-Makkah tahun lalu, dari 1.200 perjalanan, ada sekitar 20an bus yang mogok.

"Insya Allah hari ini sudah bisa say goodbye kepada Abu Sarhad," kata Dumyati, Selasa (30/8/2016).


Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi Subhan Khalid menambahkan, bus-bus tersebut mulai dinikmati jemaah sejak awal kedatangan berhaji pada 9 Agustus 2016 lalu. Namun khusus untuk perjalanan dari Jeddah-Makkah, baru bisa dinikmati hari ini. Penyebabnya, belum ada persetujuan dari Kementerian Haji meski sudah ada pembahasan sejak lama dan kontrak dengan perusahaan penyedia bus.

Lewat lobi intensif dan surat dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, izin itu akhirnya bisa keluar. Rapat pun digelar hingga dinihari tadi untuk memastikan hal-hal teknis mengenai pengaturan bus dan jadwal, khusus untuk Jeddah-Makkah.

"Sampai tadi malam pukul 2.30 kita baru selesai rapat di KUH (kantor urusan haji). Semuanya sepakat mulai pagi ini dilaksanakan upgrade untuk Jeddah-Makkah. Semuanya mulai turun dari syariah, naqabah dan kementerian haji menyiapkan segala sesuatunya," papar Subhan saat dikonfirmasi terpisah.

Kloter pertama dari Jeddah yang menikmati bus ini adalah JKG 31. Mereka dilepas secara khusus oleh Subhan dan para panitia lainnya. Setelah ini, 84 kloter lain yang tersisa akan dilayani bus upgrade. Jumlah jemaahnya sekitar 34.300an

Kepala Daker Bandara Nurul Badruttamam Makkiy menambahkan, para jemaah kloter JKG 31 yang pertama kali dapat layanan upgrade bus memuji fasilitasnya. Bus tersebut datang dari Saptco, Rawahel, Rabitat dan Qawafil. Begitu juga nanti pada fase kepulangan jamaah Gelombang I, dari Makkah menuju ke Jeddah jamaah haji akan dimanjakan oleh layanan upgrade bus.

Bus Abu Sarhad kini resmi tak melayani antarkota perhajian. Namun untuk perjalanan dari bandara Madinah ke pemondokan Madinah, bus tersebut masih bisa dijumpai karena jarak tempuhnya yang cukup dekat.

 


Komentar

Tulis Komentar..